Lakukanlah sampai engkau puas
cari saja apa yang hatimu mau
Sampai kapanpun aku
Selalu mencoba untuk mengerti
Teruskanlah hingga engkau jera
Dustai dan khianati lukai hatiku
Meski lautan air mataku mengering
Kucoba tetap menanti
Aku sedang berusaha melawan sejuta kamu yg slalu bermain otakku.
aku berusaha, dan slalu berusaha melupakanmu tuan.
tapi semakin ku paksa untuk melupakanmu, semakin sering aku mengingat kamu kamu dan kenangan kita.
Jika aku flashback ke masalalu, masa dimana aku dan kamu menjadi kita.
Ada rasa rindu yg sulit kuatasi.
Ada rasa rindu yg slalu menyelimuti hari-hariku.
Rindu yg kau titipkan melalui kenangan.
Kenangan yg slalu memaksa aku untuk mengingatnya.
Pipiku basah, mataku sembab jika aku flashback kemasa lalu.
masa dimana kebahagiaan slalu aku banggakan,
masa dimana aku masih berharga dimata semua orang.
Dan masa dimana aku bisa tersenyum bahagia bersamamu.
Aku mengingat semua apa yg dulu pernah kau lakukan, pahit, manis, semuanya.
Lakukanlah lakukanlah, lakukanlah sampai engkau puas !
Cari saja apa yg hatimu mau.
Mesti tersakiti, sampai kapanpun aku akan slalu tetap mengerti, mengerti keadaanmu.
HEY TUAN !
Aku mencintaimu begitu juga kekuranganmu.
Aku tak peduli apa yang menjadi kelemahanmu.
Kelemahanmu adalah kekuatanku, kekuatan yg membuat aku bentahan mencintaimu sampai detik ini.
Ini aku ADETIARMU yg hanya bisa cinta sendiri.
Ini aku ADETIARMU yg hanya bisa jatuh cinta dima-diam.
Dan ini aku ADETIARMU yg hanya bisa memperhatikanmu dari jauh tanpa berani menyapamu.
Tangan yg dulu aku gengam kini tlah digengam oleh orang lain.
Tubuh yg dulu aku rangkul kini tlah dirangkul oleh orang lain.
Tapi itu takdir aku harus bisa menerimanya.
Dan akan tiba waktu dimana kamu menyadari, mungkin hanya aku yg slalu ada didekatmu disampingmu disat kau terjatuh tuan.
Teruskanlah, teruskanlah, teruskanlah hingga engkau jera.
Dustailah, khianatilah sakitilah hatiku sampai engkau puas.
Meski lautan airmataku mengering ku akan coba tetap menanti,
Menanti kamu TUAN EGOISKU :’)